Minggu, 23 November 2014

SERI CERITA FIKSI RANCAGE SEBAGAI PENGANTAR ACARA FFT #3




Rancage, No 1  (PERJALANAN STAARTSTER DARI PUSARAN ORBIT MENUJU JEJAK HANGUS DIKOTAKU)

Ketika matahari paling selatan berada di posisi bayangan lingga atau Desember menurut kalender masehi, kemunculan 'staartster' yang kehilangan titik orbitnya, terbakar hangus diantara debu angkasa lalu memasuki atmosfir bumi. Selebihnya upaya menyudahi pencariankku dibatas terluar semesta karena diatas serpihannya terdapat ribuan jejak anak muda menuju sebuah tempat...[read more]

Rancage, No 2  (KANDAGA)

Konon, tradisi persaingan setua usia dunia, terpelihara dalam sebuah arena. Milan Kundera kemudian menyebutnya ‘Imagologi’ merekayasa ruang-ruang heroik yang akan menariksiapa pun untuk masuk ke dalam lingkaran pertarungan. Lalu sejarah mencatat siapa saja orang yang keluar dari lingkaran itu dengan langkah kemenangan, memberi batasan kebanggaan bagi orang setelahnya...[read more]

Rancage, No 3 (MENGINTIP KERTAS KOSONG DENGAN CORAT-CORET SEJUMLAH NAMA DI ATASNYA)

Bayangkan dirimu berada dalam sebuah hutan pinus. Bau petrichor tanah basah, seluruh rumput yang tertutup daun-daun kering, suara-suara gemericik air terjun yang mengajakmu mencari keberadaannya...[read more]


Teks by butuhspasi 
Ilustrator Irfan Abdul Rahman



Rabu, 19 November 2014

KETIKA KACA SPION MEMERGOKI SESUATU MELOMPAT KE DALAM SEBUAH BIS, MENEMPUH JARAK YANG TAK BISA DI UKUR DENGAN PENGGARISMU

 
Introduksi pagi dalam takaran sempurna.


Sebuah kendaraan menjemputnya pergi.


Berusaha menemukan jalan menuju pemiliknya.



Melakukan perjalanan jauh yang tak bisa diukur dengan penggarismu.




  Melewati kemacetan.



  Ketika semua yang kau pakai tak pernah menyentuhmu dan merasaimu? Kali ini mungkin beda.



Karena semua keuntungan pembelian baju untuk pelaksanaan acara Festival Film Tasik #3 Rancage




  Temulaih pemilikmu dan tumbuhlah bersamanya.

  Terima-kasih banyak atas dukungannya.



foto : Edi Martoyo & Panji Jarmiko
Teks : butuhspasi

Senin, 03 November 2014

FFT #3 RANCAGÉ

FESTIVAL FILM TASIK #3 RANCAGÉ


Di awali sebuah pertanyaan, apa ini? Kami menjawabnya dengan mengadakan Festival Film Tasik 'Ramatloka' dalam bahasa sunda. 'Ramat' artinya jaring dan 'loka' artinya dunia. Inilah wadah apresiasi dan silaturahmi sesama komunitas film untuk berjejaring dengan dunia melalui film di tahun 2012

Apa hubungannya dengan saya? Kami menjawabnya dengan Festival Film Tasik #2 'MilikSiapa?' sebagai ajakan kepada semua pihak untuk ikut terlibat dan merasa memilikinya di tahun 2013

Selanjutnya, ini mengingatkan saya. Lalu kami menjawabnya dengan Festival Film Tasik #3 RANCAGÉ karena setiap orang memiliki kecerdasaannya sendiri untuk menekuni dan bertahan dengan idealismenya dan melalui Festival Film Tasik inilah cara anak muda merebut ruang publik, menjadi agenda tahunan yang dihidupi oleh komunitas bersama pihak yang memiliki perhatian terhadap tumbuh kembangnya komunitas film di Priangan Timur.

Apa itu RANCAGÉ? Dalam bahasa sunda berarti orang yang cerdas, kreatif atau cakap. Sesuatu yang mendasari seseorang berbuat, berlaku, berkarya untuk berani, bertahan dan menekuni bidangnya. Adanya benturan idealisme dan kenyataan hidup disekitarnya akan membuat seorang RANCAGÉ mampu membaca dan peka terhadap konflik nilai-ideal dan nilai-realitas, melahirkan pemikiran kreatif, menghasilkan karya berdaya kritis, dan mampu membangkitkan semangat serta memberi manfaat kepada lingkungan sekitarnya. 
Maka dari itu kami dari Komunita Film Tasikmalaya (KOFITA) mengundang semua pihak untuk berpartisipasi mengirimkan karyanya sampai batas yang ditentukan. Mengapa RANCAGÉ? Karena semua orang memiliki RANCAGÉ, RANCAGÉ milik semua.


Persyaratan film Festival Rancage:
1.    Pendaftaran karya tidak dipungut biaya (GRATIS)
2.    Durasi film maksimal 20 menit (dengan credit tittle)
3.    Tahun pembuatan/produksi film adalah tahun 2012 – 2014
4.    Film tidak pernah diikut sertakan pada FFT sebelumnya.
5.    Film bukan merupakan film industri/perusahaan/iklan layanan masyarakat.
6.    Wajib menggunakan subtitle dengan menggunakan bahasa Indonesia bagi film yang menggunakan bahasal lokal/asing.
7.    Karya yang sudah pernah diikutkan dalam ajang festival lain selain FFT, boleh di ikutkan kembali.
8.    Hak cipta karya sepenuhnya menjadi pemilik peserta. Khusus untuk kepentingan, publikasi festival, pihak FFT dapat menggunakan foto atau video secara utuh.
9.    Karya bisa dikirimkan melalu link youtube dengan (format mov, avi, vob, mpg) atau bagi yang ada di sekitar Tasikmalaya bisa dikirim langsung ke alamat panitia.
10. Kelengkapan karya yang tidak sesuai dengan ketentuan, dianggap gugur.
11. Untuk pendaftar sekitar PRIATIM,  akan mendapat kesempatan untuk memutar dan membahas filmnya di radio, koran dan televisi lokal (syarat ketentuan berlaku)
12. Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.
13. Hasil karya dikumpulkan paling lambat 5 Desember  2014 jam 21.00 WIB.
14. Kelengkapan pendaftaran yang wajib diserahkan :Formulir pendaftaran yang telah diisi dengan lengkap dan benar, Link film atau kirim keping DVD, dan materi promosi berupa poster Film berukuran A4.
15. Proses seleksi dilakukan oleh Tim Program FESTIVAL FILM TASIK #3 RANCAGÉ 2014 sebelum proses penjurian berlangsung. Keputusan Tim bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Silahkan DOWNLOAD formulir pendaftaran FFT #3 RANCAGÉ 2014 
http://www.slideshare.net/syswandi/kofita-formulir-rancage-fft-3
Upload di youtube dan kirim link film beserta formulir ke email panitia  kofita@ymail.com atau kirim ke alamat: Jl. Seladarma No. 90 Kota Tasikmalaya-Jawa Barat-Indonesia. 
 Cp : Rian 08986704000








Kamis, 16 Oktober 2014


SURAT UNTUK SEMUA REMAJA YANG MEMILIH TERJATUH DARI LANGIT DENGAN TERSENYUM.

(undangan pemutaran bioskop remaja dalam memperingati hari remaja sedunia)




Remaja, kau membuat jalan dengan melewatinya.

Setiap kau merasa tersesat dalam duniamu. Apakah karena terlalu banyak pintu lorong tak berujung seperti labirin yang dibuat oleh Daedalus untuk Raja Minos di istana Knossos.

Remaja, apa yang kau lakukan selain menghabiskan hidup dalam labirin duniamu? Tidak. kau mulai mengumpulkan setiap bulu angsa, helai demi helai. Membuat sayap dan merekatkannya dengan lilin. Kau ingin terbang begitu keyakinanmu. Maka terbanglah kau, terbang menyapa masamu. Memenuhi rasa ingin tahumu. Terbanglah lebih jauh lagi, lebih lama dan lebih tinggi lagi. Jangan biarkan ada yang menyusulmu,       biarkan semua ada dibawahmu.

Kau tak puas hanya terbang dari kota ke kota lain. Kau lebih memilih menentang matahari sebagai pencapaian, menentang semua hal diluar dirimu, menetapkan batas, merasakan kebebasan penuh untuk melakukan apapun.

Dengan sayap kau sampai ke tujuanmu. Menjadi Ikarus yang terjatuh dari langit setelah mencium matahari. Sayapmu terbakar, meleleh, kau hangus lalu tubuhmu menghantam laut dengan senyum, mengakhiri dongeng yang kau wariskan kepada penerusmu.

Gambar : Leo Si Penatap Bulan, teks by butuhspasi
Ini untukmu: tentang komitmen seumur hidupmu menantang dunia. Menyadari kau bukan siapa-siapa, bukan Lucius Nero yang membakar pusat dunia demi kota impiannya, bukan Newton yang melakukannya dengan apel jatuh atau Archimides yang merubah dunia dari bak mandinya, bagaimana kau melakukan revolusimu sendiri? Jika kamera adalah mulanya, lalu ledakan idemu, pemberontakanmu, gairahmu dalam mempersoalkan realitas: menunjuk, menuduh, mencela atau mendukung badai ide dikepalamu. Biarkan karyamu menghantui siapapun dalam tidur, menjadi mimpi buruk, bukan menjadi selimut yang membuat orang hangat, Ini saatnya membuat gambar yang mendorong orang keluar dari kursi nyamannya, ketidak peduliannya, membuat orang merebut kembali segala sesuatu yang pernah diambil, tak perlu mengemis kesempurnaan, tunjukkan setiap detail kecil dari ketidakadilan, kerusakan penyalahgunaan, ketegangan mesra, menformat dan diformat, beri mereka konflik, Silang pendapat, perjuangan terhadap kepuasan, Konfrontasi, jangan biarkan seseorang membuat kameramu jinak untuk alasan apapun meski film sialan yang beredar masih seragam. Apakah aku meminta terlalu banyak darimu? dimana kau saat dunia membutuhkanmu? Mengapa kau gak menjawab panggilan dunia? bukankah kunci perubahan ada di tanganmu, melalui tindakanmu, karya-karyamu yang pada waktunya akan diangkat tinggi oleh para pengikutmu. Hidup itu sekali, maka berbuatlah sesuatu sekecil apapun yang mampu merubah arah dunia, baru setelah itu kau boleh mati.
Word by     : butuhspasi
ilustrasi by : Leo si penatap bulan

Sabtu, 16 Agustus 2014

HIDUP ITU KEREN MAKA BUATLAH KARYAMU MENJADI KEREN


(catatan untuk pembuat gambar-gerak yang sengaja dibuat sekedarnya supaya kau berkesempatan membuat catatan yang lebih baik dari ini)


Hook seranjang dengan adegan pembuka dalam film, pengait yang sejak awal mampu membuat penonton mengangapmu sinting ketimbang jenius. Anggaplah kau penonton yang sedang menyaksikan pertandingan sepakbola antara dua tim bertabur bintang. Sebelum peluit kick off, bersamaan dengan dua punggawa tim bersalaman tiba-tiba seekor ayam melintas ke tengah lapangan. Siapa yang kau lihat, bintang pujaan bergaji selangit atau ayam jago murah milikku yang moyangnya dulu pernah menyelamat Dayang Sumbi?

Jadi hook itu sangat penting tapi jarang film pendek menggarapnya serius. Seandainya aku ditantang mendesign hook sebuah film dengan low budget. Scane pembukanya akan aku beri nama 'GLOCK' cukup angel medium shoot. Seorang perempuan tomboy terlihat depresi. Sebelah tangannya terangkat, jari tengah dan telunjuk menyerupai pistol berjenis glock. Jempolnya menjadi kokang, terpisah beberapa inci di keningnya. Matanya terpejam, mrnarik napas berat dan berkata "Jika kau mencintai hidup, kau harus mencintai mati." Lalu, BANG! sebutir peluru emas keluar dari telunjuknya, memberi keningnya hadiah tak terlupakan berupa lobang akibat terjangan peluru yang menembus kepala. Darah mengalir disertai suara teriakan yang entah kenapa mampu merubah peluru yang masuk ke otak dan keluar menjadi sekumpulan kupu-kupu cantik yang terbang menuju langit.
Kalau kau masih saja belum menemukan hook untuk film pendekmu, cobalah menggantinya dengan dialog. Misalnya dalam versiku "Malam adalah cara bulan mengambil alih tahta matahari," atau "Kau matahari dan sahabatmu adalah planet yang mengelilingimu." Aku percaya kau bisa membuat dialog yang lebih memikat. Bukan begitu?

Meski aku hanya memiliki hanya satu penonton setia. Aku akan tetap mempertahankannya, merayunya habis-habisan untuk tetap berada dibalik selimut, sedikit cemilan dan terus menonton. Lalu aku akan memanjakan mata dengan memberinya MINI CRISIS, bagaimana si tomboy menghadapi krisis, kenapa dan alasan mengapa ada di tempat tersebut. Perlihatkan reaksi dengan teknik FIRST REVELSAL, kunci pembuka pintu si tomboy masuk kedalam situasi yang lebih kompleks. Cara sederhana membangun karakter bisa mengawinkan si tomboy dengan karakter hewan, tumbuhan atau sesuatu yang ada diluar dirinya. Di menit ini gunakan TENT POLE, jeda dimana si tomboy berontak atau sebaliknya. Buatlah pula penegasan dengan scane SECOND REVERSAL yang mengingatkan kembali penonton tentang isi cerita dan persoalan yang tengah dihadapi lalu membiarkan si tomboy berada dalam tahap LOW POINT, situasi yang menjebaknya pada titik terendah dan mencari solusi. Terakhir, berilah sentuhan twist, menggunakan FORE SHADOWING, jebakan awal yang menipu. Beberapa teknik diataranya CHEKHOV'S GUN berupa benda dan tokoh attau teknik RED HERRING berupa petunjuk palsu hingga tercipta efek jaw drop yang membuat penonton tersentak seperti kesundut rokok.

Jadi kata siapa karya mereka lebih keren dari kita? Salam, ajojing!

oleh : butuhspasi a.k.a lumba-lumba poni.

Rabu, 11 Desember 2013

Road To Festival Film Tasik #2, Punya Siapa?


Persyaratan film peserta festival :

- Tema Film Bebas.
- Peserta adalah Pelajar, Mahasiswa dan Umum.
- Kompetisi terbuka bagi kategori film fiksi dan dokumenter.
- Peserta boleh mengirim lebih dari 1 karya
- Durasi film maksimal 20 menit (dengan credit tittle).
- Tahun pembuatan / produksi film adalah tahun 2011 - 2013 atau sesudahnya.
- Film tidak pernah di ikutsertakan pada FFT sebelumnya.
- Film bukan merupakan film industri / perusahaan / iklan TV / iklan layanan masyarakat.
- Wajib menggunakan subtittle dengan menggunakan bahasa Indonesia bagi film yang menggunakan bahasa    lokal / asing.
- Untuk Pendaftar sekitar PRIATIM, akan mendapat kesempatan untuk memutar dan membahas filmnya di televisi lokal Taz Tv. (syarat ketentuan berlaku)


Kelengkapan pendaftaran yang wajib diserahkan :

Formulir pendaftaran yang telah diisi dengan lengkap dan benar.
Film dikirim dalam keping DVD.
Fotocopy KTP /Kartu Identitas lain milik Sutradara dan Pendaftar.
Biografi singkat Sutradara dan filmografinya.
Materi promosi berupa poster Film berukuran A4.


Ketentuan lain :
- Karya yang dikirim akan menjadi database KOFITA.
- Hasil karya dikumpulkan paling lambat 20 Desember 2013 jam 21.00 WIB.
- Karya dikirim ke : Jalan Dewi Sartika (Speed Net) No. 08. Kota Tasikmalaya


Proses seleksi dilakukan oleh Tim Program FESTIVAL FILM TASIK #2, 2013 sebelum proses penjurian berlangsung. Keputusan Tim Program FESTIVAL FILM TASIK #2 bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Formulir Pendaftaran FFT #2, silahkan : DOWNLOAD


Karya Dikirim ke :
KOFITA  :
Jalan Dewi Sartika (Speed Net) No. 08
Kota Tasikmalaya
email : kofita@ymail.com
source: http://www.kofita.blogspot.com


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...